Home / Berita

Rabu, 5 Desember 2018 - 12:04 WIB

Star Energy Targetkan Kapasitas 1.200 MW Tahun 2028

PLTP Darajat

PLTP Darajat

PABUMNews- Star Energy yang mengelola Pembangkit Listrik (PLTP) Darajat, Gunung Salak dan PLTP Wayang Windu, menargetkan memiliki kapasitas panasbumi 1.200 MW pada 2028. Hingga tahun ini, perusahaan yang dikemudikan oleh taipan Prajogo Pangestu itu, mengelola kapasitas sekitar 900 MW, dan merupakan perusahaan pengelola kapasitas panasbumi terbesar di Indonesia.

Target 1.200 MW pada tahun 2028 tersebut, diungkapkan TL Operation PGF PT Star Energy, Otto Hari, saat menerima kunjungan Pemkab Solok Selatan di PLTP Darajat, Kabupaten Garut, seperti dirilis Antara Kamis (29/12/2018).

“Sekarang kami mengelola lebih dari 900 megawatt listrik panas bumi di tiga lokasi pasca akuisisi dua aset Chevron Corporation yakni Gunung Salak dan Darajat. Kami bertekat pada 2028 pengelolaan menjadi 1.200 megawatt,” kata Otto.

Baca Juga  Hilangkan Resiko Tinggi Eksplorasi, Pemerintah Godok Konsep Geothermal Fund

Untuk mencapai target tersebut, Star Energy kini sudah mulai melakukan persiapan, dari mulai menyiapkan SDM hingga pengembangan teknologi.

“Selain menyiapkan sumber daya manusia, kami akan melakukan sejumlah projek, termasuk pengembangan teknologi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Otto, ekspansi juga menjadi salah satu upaya yang bakal dilakukan Star Energy, di antaranya menyelesaikan proyek panasbumi di Lampung yang saat ini sudah menginjak tahap eksplorasi..

Baca Juga  Pembangunan PLTP adalah Penugasan dari Pihak Pemerintah

Tentang PLTP Darajat, Otto menyebutkan memiliki kapasitas 271 MW dan termasuk unit geothermal yang terbesar di Indonesia.

Diketahui, Star Energy menjadi perusahaan yang memiliki kapasitas panasbumi terbesar setelah mengakuisisi PLTP Darajat dan Gunung Salak dari Chevron beberapa waktu lalu. Sebelumnya perusahaan ini mengelola PLTP Wayang Windu dengan kapasitas 287 MW.

Diketahui pula, Pemkab Solok berkunjung ke PLTP darajat dalam rangka study banding terkait di daerahnya kini ada PLTP Muara Laboh yang dikelola Supreme Energi. (es)

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Infrastruktur Capai 99%, PLTP Lumut Balai Diharapkan Beroperasi Juli

Berita

Panasbumi Gorontalo Menanti Investor

Berita

Pilot Project Government Drilling Wae Sano Ditolak Sebagian Warga, Bank Dunia Segera Beri Tanggapan

Berita

ITB Kembali Menerima Mahasiswa Baru Program Magister Teknik Panas Bumi

Berita

Informasi yang Baik Dorong Percepatan Pengembangan Panasbumi

Berita

Puluhan Pakar Geologi Bahas Kaldera Toba Sumatera Utara

Berita

Tolak PLTU, Bengkulu akan Maksimalkan Pemanfaatan Panasbumi

Berita

Pembangunan PLTP Rantau Dedap Capai 73,07 Prosen