Home / Berita

Minggu, 4 Maret 2018 - 05:46 WIB

Tenaga Ahli Panasbumi Jangan Didominasi Tenaga Asing

Ida Nuryanti Finahari di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (foto:esdm.go.id)

PABUMNews-Direktorat Panas Bumi, Ditjen EBTKE, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya memfasilitasi terpenuhinya Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas di bidang panasbumi. Upaya itu antara lain menjembatani link and match antara perguruan tinggi dan badan usaha melalui program Geothermal Goes To Campus (GGTC).

Kegiatan GGTC yang merupakan kegiatan Transfer Knowledge antara para praktisi kepada kalangan akademisi kembali digelar pada Kamis (1/3) di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Hadir pada acara ini Direktur Panasbumi, Ida Nuryanti Finahari dan Kepala Jurusan Teknik Geofisika, Widya Utama serta mahasiswa-mahasiswi Jurusan Teknik Geofisika. Kegiatan GGTC merupakan program tahunan Direktorat Panasbumi, Ditjen EBTKE, dan kali ini merupakan perhelatan ketujuh sejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 2011.

“Roadmap pengembangan SDM panasbumi telah kami susun hingga tahun 2025, pada periode 2012 – 2016 kita sebut sebagai tahap awarness (early – mature) dimana peran pemerintah lebih dominan dibandingkan Badan Usaha maupun Perguruan Tinggi, tahun 2017 – 2019 yaitu saat ini merupakan tahap link and match, sedangkan tahun 2019 – 2025 adalah Build Competence Human Resources,” ungkap Direktur Panasbumi, Ida Nuryanti Finahari dalam sambutannya.

Baca Juga  Tahun 2021, Panas Bumi Cisolok-Sukarame Dieksplorasi dengan Skema Government Drilling

Mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan GGTC yang dikemas dalam bentuk kuliah umum, yang menghadirkan pembicara-pembicara dari kalangan profesional seperti Senior Geologist dan Geothermal Geophysics dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Technical Subsurface Manager dari Medco Cahaya Geothermal, dan Drilling Engineer dari PT Halliburton Logging Service Indonesia. Acara yang dibagi dua sesi ini diselingi dengan kuis dan doorprize, menambah antusiasme peserta sampai sesi akhir.

Pada kesempatan yang sama dilaksanakan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Panas Bumi, Ditjen EBTKE dan Fakultas Teknik Sipil, Lingkungan, dan Kebumian, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Tentang Penyelenggaraan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Tahun lalu ditandatangani perjanjian yang serupa dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”(UPN) Yogyakarta, Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, dan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung.

Baca Juga  Listrik PLTP Muaralaboh Unit 1 Sudah Terangi Ribuan Rumah

Penandatanganan PKS tersebut menunjukkan komitmen Direktorat Panasbumi untuk terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia bidang panasbumi di masa depan. Melalui penyelenggaraan Transfer Knowledge yang berkelanjutan diharapkan minat mahasiswa Indonesia terhadap ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan panasbumi semakin meningkat, sehingga akan ada peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang meliputi pengetahuan, keahlian, dan pengalaman bidang panasbumi.

“Dengan upaya kita bersama akan muncul tenaga ahli panasbumi Indonesia masa depan dan proyek-proyek panasbumi tidak lagi didominasi oleh tenaga kerja asing seperti saat ini,” pungkas Ida. (es)

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Listrik “Bray-Pret “, Bupati Lebak Minta Panasbumi Gunung Endut Dioptimalkan

Berita

Mendapat Banyak Keberatan, Kementerian ESDM Akhirnya Revisi Tiga Permen

Berita

ADPPI Sarankan Dewas KPK Menarik Kembali Surat Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan

Berita

Draft Feed in Tariff EBT Sudah Masuk ke Kementerian Sekretariat Negara

Berita

38 Tahun Mengabdi, Ahli Panas Bumi Nenny Miryani Saptadji Kini Purnabakti

Berita

PLTP Karaha Beroperasi Februari, 33 Ribu Rumah Tangga akan Terlistriki

Berita

Sekilas Perusahaan Panasbumi Geo Dipa Energi dari Masa ke Masa

Berita

Kementerian ESDM Minta PGE Segera Kirimkan Program Kerja Pengelolaan WKP Kotamobagu