Home / Berita

Senin, 26 Juni 2023 - 12:14 WIB

Tiga Desa di Pinang Enim Minta Bonus Produksi Panas Bumi PLTP Lumut Balai

PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Sumatera Selatan

PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Sumatera Selatan

PABUMNews- Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Lumut Balai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan yang dikelola PT PGE telah beroperasi sejak tahun 2019.

PLTP yang berjarak sekitar 108 km dari Kota Baturaja ini memiliki kapasitas terpasang 55 MW.

PLTP Lumut Balai masuk WKP Lumut Balai dan Margabayur. WKP tersebut merupakan salah satu unggulan karena memiliki potensi panas bumi yang cukup besar, mencapai lebih dari 300 MWe.

Dikutip dari laman pertamina, dengan kapasitas terpasang 55 MW, PLTP Lumut Balai memasok listrik ke 61.000 rumah.

Lepas dari itu, belakangan muncul permintaan warga dari tiga desa di Kecamatan Pinang Enim, Muara Enim, terkait bonus produksi panas bumi Lumut Balai.

Intinya warga tiga desa tersebut berharap agar mereka diberi alokasi bonus produksi panas bumi Lumut Balai. Tiga desa ini adalah Sugi Waras, Indramayu dan Bedegung.

Permintaan alokasi bonus produksi panas bumi dari tiga desa tersebut terlontar lewat anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Suprianto ketika rapat paripurna Raperda pertanggungjawaban APBD TA 2022, Senin 19 Juni 2023 lalu.

Baca Juga  Bermitra di PLTP Sarulla, Kini Medco dan Ormat Bermitra Pula di Proyek Panasbumi Ijen

Menurut Suprianto, masyarakat di Sugi Waras, Indramayu dan Bedegung, selama ini mempertanyakan mengapa tidak mendapatkan bonus produksi Lumut Balai.

“Padahal PLTP itu telah beroperasi sejak lama,” kata Suprianto.

Ditambahkannya, pada awal-awal pembangunan PLTP tahun 2008, wilayah tiga desa ini ikut merasakan kebisingan dan hamburan debu kegiatan pembangunan. Pasalnya, setiap hari kendaraan operasional pembangunan PLTP melintasi tiga desa ini.

Namun setelah PLTP Lumut Balai beroperasi komersial, ternyata mayarakat tiga desa ini hanya jadi pendengar, tak memperoleh bonus produksi panas bumi.

“Sampai sekarang tidak dapat. Masa masyatakat Desa Sugi Waras, Indramayu dan Bedegung yang dilintasi hanya mendapat debu dan hanya sebagai penonton,” tegas Supriynto.

Dinikmati lima daerah

Dirangkum dari berbagai sumber, bonus produksi dari PLTP Lumut Balai telah disalurkan sejak September 2019.

Baca Juga  Inilah Upaya-upaya BUMN Panas Bumi PT Geo Dipa Energi Ikut Menjaga Kelestarian Lingkungan

Ada lima daerah penghasil yang mendapat alokasi bonus produksi PLTP Lumut Balai di antaranya Kabupaten Muara Enim, OKU, OKU Selatan dan Kabupaten Kaur Bengkulu.

Berbeda dengan dana CSR, pembagian bonus produksi mengacu pada peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan, yaitu PP RI No. 28 tahun 2016 tentang Besaran dan Tata Cara Pemberian Bonus Produksi Panas Bumi.

Sedang dibahas

Permintaan tiga desa akan bonus produksi panas bumi ternyata bukan permintaan dadakan, melainkan disuarakan sejak lama.

Dari keterangan Suprianto, permintaan ini telah dibahas bersama antara Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Plt Bupati, Bapenda dan PMD.

Kini pihak Pemkab Muara Enim sedang berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk membicarakan permintaan warga tiga desa tadi.

Plt Kadis PMD Drs Rahmat Noviar MSi mengatakan,dari hasil rapat terakhir, permintaan dari masyarakat tiga desa di Kecamatan Pinang Enim akan dilakukan pembahasan khusus.***

Berita ini 70 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Pengembangan Panasbumi Sering Terkendala Peraturan Daerah

Berita

PLTP Sarulla Unit Dua Telah Beroperasi Sejak 2 Oktober 2017

Berita

Sejak 1985, ITB Siapkan Ahli Panasbumi di Indonesia

Berita

Hilangkan Resiko Tinggi Eksplorasi, Pemerintah Godok Konsep Geothermal Fund

Berita

Pembangunan PLTP Patuha-2, Maret 2021 Geo Dipa Mobilisasi Alat Pengeboran

Berita

Pemerintah Siapkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi

Berita

PT PGE Tbk Raih ISO 22301:2019 dari The British Standard Institution

Berita

Berikut Kontribusi PLTP Patuha untuk Pemkab Bandung dan Masyarakat Sekitar